pinjaman untuk beli rumah

4 Alasan Mengapa Harus Mengambil Pinjaman untuk Beli Rumah ke Bank

Setiap orang yang sudah berumah tangga tentu memikirkan sekian cara untuk bisa membeli rumah bagi keluarga tercinta. Anda bisa menimbang opsional mengambil pinjaman untuk beli rumah di bank terpercaya di dekat rumah. Bank memang menjadi salah satu sumber dana tunai berkat ada banyak produk pinjaman ditawarkan, dari pinjaman jangka pendek sampai yang panjang. Beberapa perbankan menawarkan pinjaman mencapai plafon ratusan juta yang tentunya cukup untuk dipakai membeli rumah.

 

Temukan bank dengan ketentuan produk pinjaman menguntungkan sehingga rumah yang dibeli benar-benar memberi rasa nyaman. Sebab bisa jadi pinjaman yang diambil dibebani dengan suku bunga tinggi sehingga beban hutang yang diterima sangat berat. Hutang ratusan juta sudah tentu bagi penerima gaji kecil butuh waktu angsuran mencapai puluhan tahun. Maka, untuk menghindari beban berlipat seiring usia yang bertambah pilih bank dengan pinjaman berbunga rendah.

 

Alasan Pinjam Uang ke Bank untuk Membeli Rumah

Jika diperhitungkan, dengan mengambil pinjaman memang hidup akan selalu memikirkan hutang dan baru bisa lega setelah lunas. Melirik nilai pinjaman yang besar tentu memakan waktu lama sampai beban hutang ini menguap. Maka dianjurkan untuk melakukan berbagai persiapan terutama mental dan finansial, untuk bisa membayar hutang tersebut dengan tertib. Meski demikian dengan keberanian mengambil pinjaman sudah tentu tidak sedikit keuntungan akan dirasakan. Bagi yang masih ragu baiknya pertimbangkan untung rugi mengambil pinjaman ini.

 

Mengambil pinjaman untuk beli rumah di bank terpercaya ternyata menawarkan berbagai keuntungan, sehingga ada sekian alasan mengapa pinjaman ini perlu diajukan. Alasan tersebut adalah:

 

  • Bisa segera membeli rumah impian,

Mengambil pinjaman dengan nilai yang pas dengan harga rumah yang diincar tentu memungkinkan Anda sekeluarga segera memiliki dan menempatinya. Menjadi kebahagiaan tersendiri bisa tinggal di rumah yang dibeli dengan uang sendiri, meskipun statusnya masih kredit. Alangkah baiknya ajukan nilai pinjaman lebih besar dari yang dibutuhkan sebab pihak bank umumnya mencairkan pinjaman antara 80-85% saja.

 

  • Nilai angsuran yang bisa dipastikan sebelumnya,

Pihak bank umumnya akan menyampaikan informasi secara detail dan apa adanya sehingga nasabah tidak akan merasa tertipu. Terutama soal suku bunga, apabila bank memang menawarkan suku bunga flat maka nilai angsuran sudah bisa dipastikan tetap sampai cicilan rumah lunas. Namun jika memang tidak maka bisa mencari tahu ke petugas bank kira-kira kenaikan per lima tahun sekali mencapai berapa persen, sehingga memiliki persiapan.

 

  • Tabungan tidak akan pernah cukup,

Alasan mengapa pinjaman di bank untuk kebutuhan membeli rumah patut diambil lainnya adalah karena nilai tabungan tidak akan pernah cukup. Mengapa demikian? Khusus bagi Anda yang menerima gaji sekitar UMR atau lebih sedikit tentu masih ada beberapa kebutuhan yang tertunda. Menabung sedikit demi sedikit untuk membeli rumah bisa memakan waktu lama, dan setelah jumlahnya banyak belum tentu bisa membeli rumah. Sebab harga rumah setiap tahunya naik.

(Baca Juga: Ulasan Seputar Pinjaman Karyawan Jaminan Jamsostek untuk Membeli Rumah)

  • Terhindar dari tindak penipuan,

Sebelum pinjaman disetujui oleh bank maka biasanya petugas bank tersebut akan memeriksa kelengkapan dokumen rumah yang dipilih nasabah. Sehingga menutup kemungkinan Anda ditipu oleh penjual tidak bertanggung jawab. Kemudian tidak ada pula resiko rumah yang dibeli merupakan lahan sengketa, sehingga dijamin aman sudah bertransaksi dengan pihak bank sebagai penengah atau pihak ketiga. Demi keamanan inilah menjadi alasan kuat mengapa harus mengajukan pinjaman untuk beli rumah di bank dibanding membeli secara tunai.

Simak info lengkap dan perbandingan nya hanya di https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan . Ajukan dan bandingkan untuk pengajuan pinjaman membeli rumah idaman anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *